Pertentangan ….

Pertentangan ….

16

Pertentangan ….

Pertentangan ….

(1)

  • George: Sekarang sudah pukul 08:30 pagi, apakah mungkin kita bisa tepat waktu bertemu dengan Girgis?
  • Jamal: Mari kita sarapan pagi dulu dengan cepat, kemudian kita berangkat menuju ke sana, dan di jalan nanti hubungi dia dan beri kabar bahwa kita datang terlambat sedikit, dia akan memahami perkara tersebut, Girgis orang yang terhormat, seandainya dia tidak bersikap kasar pada saya kemarin.
  • George: Bersikap kasar?!
  • Jamal: Kemarin dia menghubungi saya dan mengatakan perkataan yang tidak layak, hanya demi dirimu,
  • George: Saya mohon maaf dengan segala apa yang telah terjadi.
  • Jamal: Kelihatan kamu ingin membatalkan kesepakatan kita.
  • George: Tidak. terima kasih Jamal, betapa berterima kasihnya saya padamu.
George dan Jamal telah sampai di perushaan rekrutmen global, dan George bertanya tentang Girgis, kemudian sekretarisnya memberitahukan bahwa Girgis sudah menunggu dari tadi, kemudian mereka berdua masuk dan Girgis menyambut hangat mereka berdua..
  • Girgis: Beritahu saya.. apakah temanmu sudah membawa dompetmu?
  • George: Biarkanlah kami duduk terlebih dahulu, dan kedua : saya minta maaf atas keterlambatan.
  • Girgis: Saya sudah berbicara panjang pada temanmu yang bernama Jamal kemarin, dan pada dasarnya ia orang yang baik dan saya tidak dia yang mencuri dompetmu, akan tetapi saya terlalu menekannya.
  • George: Maaf saya telah membuatmu lelah dan saya minta maaf padamu berharap kamu memaklumi saya, Jamal itu orang yang berkepribadiaan yang hebat dan telah memaafkan saya, saya telah menemukan dompet saya di kamar mandi hotel !
  • Girgis: Ohhh, Segala puji bagi Tuhan, semoga Tuhan memaafkan kamu dan diriku, karena telah bersikap kasar pada Jamal.
  • George: Saya kenalkan padamu teman saya Jamal.
  • Girgis: Saya minta maaf padamu hai saudaraku atas perbuatan saya kemarin,
  • Jamal: Semoga Allah memaafkanmu, tidak apa-apa.. permasalahan sudah berakhir dan kita sepakat untuk menutupnya dan tidak membicarakannya lagi.
  • Girgis: Dan kapan kamu tahu bahwa George menemukan dompetnya?
  • Jamal: Saya tahu pukul 8 pagi di saat saya memberikan emas istri saya padanya, sebagai ganti dompetnya yang hilang.
  • Girgis: Semoga Allah mengampunimu, saya ulangi perminta maafan saya, Maha benar Allah : {Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.} [QS. Al-Hujurat: 6] .
  • George: Teks apa ini?
  • Girgis: Ini teks Al Quran yang mulia.
  • George: Apakah orang Kristen juga hafal Al Quran?
  • Girgis: Bukankah sudah saya katakan padamu, saya punya kejutan buatmu besok dan saya tidak tahu apa kamu menyukainya atau tidak! saya telah masuk islam 6 bulan yang lalu.
  • George: Kamu masuk islam dan meninggalkan agama Nasrani?
  • Girgis: Ya benar..dan apanya yang aneh? banyak di antara mereka yang masuk islam, bahkan agama islam lebih cepat menyebar di seluruh pelosok dunia.
  • George: Tidak aneh, tapi untuk pertama kali saya melihat orang yang bukan muslim lalu masuk islam.
Jamal kagum dan meletakan tangannya di atas kepalanya, dan berkata :
  • Saya merasa aneh saja, apa yang ditkatakan saudara saya, dan saya katakan mungkin dia bermaksud secara manusiawi, semoga keberkahan dilimpahkan padamu saudaraku kebahagiaan dunia dan akhirat.
  • George: Kebahagiaan dunia dan akhirat! adapaun akhirat : saya tidak mengetahuinya, dan adapun di dunia : maka barat adalah mata air kebahagiaan bagi kami.
  • Jamal: Kalau yang kamu maksudkan semua saranan ketenangan dan kenyamanan maka betul, dan jika yang kamu maksudkan bahagia secara batin dan kejiwaan maka kasus kesengsaraan terus meningkat, makanya kasus bunuh diri, gila, kelemahan dan sakit kejiwaan di barat terus meningkat pesat.
  • George: Apa kamu yang maksudkan itu saya Jamal?
  • Jamal: Saya tidak paham! apa hubunganmu dengan apa saya telah sebutkan.
  • George: Saya bagian dari barat yang kamu bicarakan itu.
  • Jamal: Masalahnya ada pada pemahaman konsep kebahagiaan, jika kemewahan atau perasaan jiwa, saya rasa kehidupan materialis kehilangan kunci jiwa yang menyebabkan terjadinya kesalah pahaman, makanya hal inilah yang menjadi sebab kesengsaraan,
  • Girgis: Alhamdulillah dompetmu telah ditemukan, masalah kita bukan membahas mengenai kebahagiaan,tapi masalahnya orang-orang sudah menunggu ujian tes masuk dan kita mempunyai pekerjaan.
  • Jamal: Kamu benar…maaf, saya tinggal kalian berdua tinggal sekarang.. kapan saya kembali menjemputmu George?
  • Girgis: Saya rasa rapat kami agak lama dan saya sarankan agar kamu beristirahat hari ini. kalau pekerjaan sudah selesai pekerjaan, saya sendiri yang akan menghantarnya sampai hotel..
  • George: Terima kasih buatmu..Jamal sebuah kehormatan bagi saya melihatmu besok jam 8 pagi?
  • Jamal: Kita sepakat, saya mohon pamit pada kalian berdua, assalamualaikum.
  • Girgis: Jamal adalah lelaki yang hebat, bagaimana kamu bisa mengenalnya?
  • George: Melalui saudaranya yang tinggal di Inggris, seharusnya saya katakan padamu apa yang tidak kamu ketahui, dia mengatakan kamu adalah pria terhormat sebelum kami sampai di sini, meskipun awalnya ia mengatakan kamu berlaku kasar padanya, dan ia juga mengira dirimu adalah orang Kristen.
  • Girgis: Dalam islam diperintahkan belaku adil, pada musuh sekalipun, Allah berfirman : {Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan}. [QS. Al-Ma’idah: 8], tinggalkanlah perkara ini sekarang kita harus mendiskusikan kontrak dulu, kemudian kamu mulai mewawancara para pelamar, sebab waktumu sesuai perkiraan saya sangat sempit dan singkat.
  • George: Ya, tapi saya ingin berdiskusi denganmu mengenai keislaman pada kesempatan yang lain.
  • Girgis: Pada sat waktu makan siang atau di saat perjalanan pulang ke hotel.
Jam 6 sore George dan Girgis meninggalkan perusahaan kembali ke hotel, setelah satu hari terisi penuh dengan wawancara, kontrak dan kesepatakan ,George naik mobil bersama Girgis …
  • Girgis: Kamu telah mengerahkan tenaga yang besar dalam satu hari, dan kamu telah menyelesaikan semua wawancara tes, lalu bagaimana dengan peserta yang diwawancarai?
  • George: Pada kenyataannya lebih baik dari apa yang saya harapkan, dan membuat saya adalah karakter social mereka bukan dari permasalahan keprofesian , hal seperti ini tidak kami temukan di Inggris, kelihatannya tugas saya akan menjadi lebih mudah dengan bantuan kalian.
  • Girgis: Dan apa tindak lanjutnya?
  • George: Saya tidak ingin terburu-buru, masih tersisa dua kali tes lagi esok dan lusa di dua kantor yang berbeda, kemudian saya akan mengambil keputusan yang tepat.
  • Girgis: Baiklah, karena terburu-buru tidak baik, bukankah begitu?
  • George: Kamu mengingatkan saya dengan inti permasalahan …. saya sangat berterima kasih pada Jamal, ia adalah orang yang hebat…tapi karena kamu mengatakan tergesa-gesa itu tidak baik, kenapa kamu tergesa-gesa masuk islam?
  • Girgis: Haha, kamu jangan terburu-buru dalam mengambil kesimpulan! siapa yang mengatakan padamu saya terburu-buru? bahkan saya sudah sangat terlambat sekali.
  • George: Bagaimana ?
  • Girgis: Saya sudah menghabiskan banyak waktu untuk yakin pada agama islam, dan yang telah meyakinkan saya adalah pemilik perusahaan, meskipun begitu dia tidak menekan diri saya, atau memaksa saya untuk masuk islam, dan sampai pada taraf ini tidak ada keterlambatan, tapi setelah saya yakin kemudian saya terus berfikir setelah itu kira-kira 6 bulan sebelum saya masuk islam, inilah yang disebut dengan keterlambatan.
  • George: 6 bulan cepat sekali dan terbur-buru untuk memutuskan hal serius seperti ini!
  • Girgis: Apa yang saya dapat kalau saya mati saat itu, dan saya mendapatkan kehinaan baik dunia maupun di akhirat?
  • George: Sungguh mengagumkan kalian selalu menghubungkan antara dunia dan akhirat, mungkin bisa kamu bisa perjelas pada saya apa yang dimaksud penghinaan di dunia dan akhirat?
  • Girgis: Kehinaan dunia, saya belum merasa tenang, nyaman dan bahagia sampai saya masuk islam! mungkin kamu akan merasa hal itu aneh tapi ini adalah kenyataan, sebab makna tauhid, beribadah dan pasrah kepada Allah dengan tidak menyekutukannya memberikan ketenangan hati dan kelapangan jiwa walaupun dalam kenyataan banyak masalah, teman-teman pada menghidari saya bahkan mereka mencoba menyakiti saya.
  • George: Tauhid dan beribadah memberikan kelapangan hati?!
  • Girgis: Ya benar… seperti menyembah patung, menyekutukan dan mempercayai trinitas menyesakkan dada, dan membuat hati menjadi sempit, adapun kehinaan di akhirat : maka saya tidak ingin menghadap Allah sedang saya meyekutukannya, sebab meskipun Allah maha mulia dan memberi rahmat tapi Dia tidak mengampuni dosa syirik dan mengampuni dosa selain syirik, tapi Tuhan baik pada saya, karena saya belum meninggal sehingga saya masuk islam terlebih dulu.
  • George: Perkataanmu aneh!
  • Girgis: Apanya yang aneh?
  • George: Karena kita sudah sampai mari kita lanjutkan diskusi kita di restoran hotel..
  • Girgis: Saya harap kamu mau memaafkan saya… sebab saya sudah sangat terlambat untuk pulang ke rumah, dan kita akan mendiskusikan hal itu di lain waktu.
  • George: Jadi saya akan menyantap makanan seorang diri!
  • Girgis: Kalau itu tidak menyusahkanmu.
  • George: Tidak apa-apa, saya mohon pamit dulu.

(2)

George naik menuju kamarnya dan meletakan barang dan tasnya,lalu setelah itu langsung turun ke restoran hotel, sebab dia merasa sangat lapar sekali..disaat dia sedang menyantap makan malamnya, seorang berdiri di sebelahnya mengenakan pakaian yang aneh..
  • Nama saya Romi apakah boleh saya berbicara denganmu?
  • George: Silahkan.
  • Romi: Kamu yang dibawa ambulan kemarin ke rumah sakit kan?
  • George: Ya benar.
  • Romi: Wasapadalah, banyak sekali pencuri di negara ini.
  • George: Ya benar..saya telah kecurian kemarin.
  • Romi: Saya tahu itu, maka dari itu saya memperingatkanmu.
  • George: Bagaimana kamu mengetahui hal itu?
  • Romi: Saya mengetahui segala sesuatu melalui ruh.
  • George: Ruh apa ?
  • Romi: Ini adalah bagian dari rahasia saya.
  • George: Apakah kamu tahu apa yang akan terjadi pada saya besok hari?
  • Romi: Ya.
  • George: Apa hal ini tidak bertentangan dengan akal dan agama?
  • Romi: Apakah kamu lebih tahu agama kami daripada kami, apakah kamu seorang muslim?
  • George: Tidak, tapi dalam Al Quran kalian : (tidak ada yang mengetahui hal yang ghaib kecuali allah)
  • Romi: Ini adalah suatu pengetahuan, sudah tidah usah membicarakan agama pada saya.
  • George: Saya bukan orang islam, tapi saya percaya bahwa hal itu adalah takhayul bukan pengetahuan, dalam agama Kristen banyak fenomena seperti ini, dan saya tidak tahu mengenai hal ini dalam Islam!
  • Romi: Haha, Italia adalah negara orang Kristen, apakah kamu tahu bahwa di sana jumlah peramal lebih banyak dari pendeta agama!
  • George: Saya tahu fenomena takhayul yang ada di barat menyebar cepat karena mayoritas kami mencari hal-hal bersifat rohani yang sudah tidak ada pada kami, tapi saya percaya sebenarnya ini adalah khurafat, apakah mungkin kamu bisa membuat saya yakin dengan pengetahuan ini?
  • Romi: Ya bisa.
  • George: Saya telah kecurian kemarin dua kali, apakah kamu tahu siapa yang mencurinya?
  • Romi: Apa bisakamu berikan salah satu , saya ingin melihatnya ?
  • George: Silahkan.
  • Romi: Yang telah mencuri adalah orang yang dekat sekali denganmu.
  • George: Hebat sekali, kelihatannya kamu sangat mengetahui alam ghaib, apa yang telah dicuri dari saya?
  • Romi: Dia mencuri sesuatu berharga sekali yang kamu miliki.
  • George: Dan dimana dia meletakannya?
  • Romi: Di tempat yang tidak dekat… jauh, saya hanya butuh 10$ (dollar) untuk saya berikan pada ruh yang akan memberitahu saya dimana tempatnya.
  • George: Kalau kamu memberitahu saya di mana dompet saya yang telah dicuri saya akan mengambilnya, dan saya berikan kamu 100$ (dollar).
  • Romi: Berikan dulu pada saya 10 dollar.
  • George: Sekarang saya tidak punya uang.
  • Romi: Saya telah diberitahukan oleh ruh yang baik bahwa kamu akan menghadapi masalah yang besar kalau tidak membayar uangnya sekarang.
  • George: Haha, saya telah menyelesaikan makan, dan beritahu kepada ruh baikmu itu bahwa dia telah berbohong, dan sebenarnya dompet saya sudah saya temukan dan tidak dicuri. Saya benar-benar telah terhibur denganmu.
George naik ke kamarnya dan dia tertawa dan mencemooh pada peramal yang barusan duduk bersamanya, dia merasa aneh pada sebuah kenyataan bahwa di Roma peramal lebih banyak dari pada tokoh agama?., apakah agama yang menyalahi logika, akal dan ilmu pengetahuan lebih rusak daripada para pendusta dan peramal. Lalu dia membuka laptopnya untuk melihat pesan di emailnya yang belum dilihatnya dari kemarin..dia menemukan pesan dari janelko :

Teman saya George “

Setelah saya membaca pesanmu sungguh saya sangat prihatin sekali dengan apa yang terjadi padamuu, tapi saya harus menjelaskan dua perkara : Pertama : bahwasa kita harus membedakan antara agama pemikiran, atau aliran dengan perilaku beberapa individu, karena agama mereka tidak menyuruh melakukan hal itu, kedua : saya hidup bersama orang muslim di sini dan hamper tidak ada terjadi kasus pencurian, kendatipun merea hidup di bawah garis kemiskinan, lemahnya sistem pemerintahan, dan perselisihan antar etnis dan suku, alasan mereka tidak melakukan tindakan pencurian adalah karena agama bukannya takut akan pemerintah, karena agama mereka melarang mereka melakukan hal itu. , Sedangkan mayoritas ita di barat justru takut akan pemerintah bukan karena etika atau agama., Kemudian jika pemerintah tidak ada maka semuanya akan menjadi rusak dan saya rasa kamu lebih tahu tentang kehidupan di barat daripada saya,. Terakhir saya ingin menyampaikan padamu bahwa meskipun saya sangat menentang, namun saya hampir masuk islam, hanya saya banyak pertimbangan dan khawatir.

Janelko “

Kemudian dia membalas pesannya :

Teman saya Janelko “

Terima kasih atas simpatimu pada saya, sebenarnya saya tidak tahu apa yang harus saya katakan padamu tapi saya merasa telah kecurian, dan saya telah menuduh teman saya seorang muslim dan menzaliminya , kemudian terlihat kepribadiannya yang hebat dan kejujuran, akhlak, dan keramahannya telah membat saya jadi malu sendiri,. Saya tidak tahu harus bagaimana meminta maaf padanya atas kebodohan saya!. mengenai masuk islam , saya belum tahu kenapa?, tapi yang jelas saya rasa sementara ini tidak mungkin, sebab saya masih memiliki beberapa permasalahn besar di dalam Islam, seperti kedudukan perempuan, hak asasi manusia dan capaian peradaban Islam,. Saya harap kamu beritahu pada saya apa yang telah kamu temukan dalam penelitianmu..

George

Kemudian dia membuka pesan yang didapatinya dari Levy :

Teman saya George

Saya prihatin atas apa yang telah terjadi padamu, dan saya Telah memperingatkan dirimu, mungkin apa yang telah terjadi ini baik untuk mengurungkan semangat kamu dan tunangan saya Habib pada islam, apakah ada yang bisa kami bantu untuk meringankan bebanmu, kamu bisa datang ke Tel Aviv dan kamu akan menemukan puncak kebahagiaan pada kami, dan jauh dari ancaman teroris muslim, saya dengan senang hati menunggu kedatanganmu.

Levy “

Lalu dia membalas pesannya :

Teman saya Levy”

Saya rindu sekali padamu, dan saya sangay membutuhkan saran dan nasehat darimu, hanya saja saya tidak tahu harus berkata apa padamu.. tapi saya merasa telah dicuri, lalu saya menuduh teman saya seorang muslim dan menzaliminya, kemudian terlihat kepribadiannya yang hebat, kejujuran, akhlak, dan keramahannya telah membat saya jadi malu sendiri, sekali lagi saya katakan padamu bahwa saya bukanlah orang yang antusias pada Islam meskipun saya sampai saat ini merasa kagum dengan ajaran dan keyakinan dalam Islam, tapi saya belum mengambil keputusan, dan selamat atas pertunangan kamu dengan Habib. Percayalah pada saya kamu tidak akan menjumpai orang yang sepadan dengan dia dari segi akal, pengetahuan dan pemahamannya. Cobalah berdiskusi dengannya dan kamu akan menemukan apa yang tidak kamu temukan dari orang lain, saya sangat berharap bisa mendatangimu ke Tel Aviv, dan saya pastikan padamu bahwa saya di Mesir diterima dengan tangan terbuka sama halnya dengan pertemuan saya denganmu di Tel Aviv. semoga saja saya bisa mengunjungi kalian dalam waktu dekat.

George “

Kemudian dia melihat ada pesan dari Katrina :

Sayangku George “

Adam telah memberitahukan pada saya mengenai kecurian yang telah terjadi padamu dari saudaranya Baasim, saat saya mengunjungi kemarin di rumah sakit, hal itu sangat menganggu diriku, dan saya harap kamu benar-benar memastikan, sebab setahu saya dua hari yang lalu ketika saya mengunjungi Baasim disaat ia mengenalkan saya pada islam, saya tidak percaya bahwa saudaranya, melakukan hal seperti itu, tenanglah kami menantii kabarmu”.

Dia menjawab pesan Katrina

Kasihku Katrina “

Saya sudah menemukan bukti yang sangat jelas bahwasanya ia tidak mencuri apapun dari saya, tenanglah, dan sebenarnya yang terjadi adalah kebodohan dari kesalah fahaman dari saya, maka sampaikan permintaan maaf saya pada Baasim. ngomong-ngomong : Apakah masuk akal seorang Katrina pemeluk Kristen katolik taat ingin mengenal islam?! atau sebenarnya Al Quran atau buku “Kecintaan yang Besar Pada Al Masih (Isa a.s) Menuntun Saya Pada Islam” yang kamu takut untuk membacanya telah member pengaruh pada dirimu?! saya rindu sekali padamu kasihku.

Kekasihmu George ‘

George masih membaca pesan yang dibalas dari teman-temannya sebagai jawabn dari pertanyaan yang telah dikirimnya pada mereka, kemudian dia meringkasnya dan kembali mengirimnya pada mereka semua..

Mengenai teroris :

Habib : Terorisme tidak ada kaitannya dengan agama sama sekali.

Levy : Kalau seandainya orang islam tidak membunuh ayahku, maka saya tidak tahu arti dari teroris itu!

Katrina : Tidak ada terorisme dalam Islam.

Adam : Teroris adalah orang yang menjajah dan mengambil kekayaan suatu negeri.

Tom : Terorisme itu ibarat sebuah lilin yang tidak digunakan para teroris untuk mengancam sesuatu yang tidak disukainya.

Janelko : Terorisme yang paling berbahaya adalah terorisme intelektual, karena ia merupakan ancaman yang berasal dari pemikiran dan ideology. Sedangkan Islam adalah agama yang mengajak untuk berfikir.

George : Sampai saat ini, saya tidak melihat adanya kaitan antara Islam dan terorisme kecuali melalui media-media barat.

Adapun kedudukan perempuan dalam islam :

Katrina : Islam sangat memuliakan kaum perempuan, walaupun saya sampai saat ini saya belum mengerti tentang hijab.

Levy : Tidak lebih buruk daripada agama Yahudi atau Kristen.

Tom : Saya masih perlu banyak meneliti mengenai masalah ini, sebab dalam Al Quran disebutkan : {Maka tatkala isteri ‘Imran melahirkan anaknya, diapun berkata: “Ya Tuhanku, sesunguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk}. ([QS. Ali ‘Imran: 38]

Habib : Islam sama sekali tidak menzalimi kaum hawa.

Janelko : Dalam peradaban barat kita menuntut persamaan antara lelaki dengan perempuan, meskipun banyak perbedaan yang jelas dan sebuah kemustahilan, adapun Islam memperlakukannya dengan adil dan memberikan hak-haknya.

Adam : tidak ada agama yang memuliakan perempuan kecuali islam, dan kalau kalian mau coba saja bandingkan dengan semua agama samawi dan agama ardhi.

George : Masih ada yang mengganjal dalam hatiku terkait hijab, bersalaman, dan hokum warisan dan hal lainnya. Saya akan mencoba terus mencari penjelasannya.

Dan karena mayoritas jawaban kalian tentang islam adalah positif, maka saya membuat pertanyaan langusng : Apa yang membuat kalian tidak mau masuk Islam? Jawab pertanyaan tersebut dengan jelas dan dengan alasan yang tepat selema dua hari ke depan?

Orang yang mecintai kalian semua, George “

George masuk ke halaman facebook Tom, lalu dia tidak menemukan sesuatu yang menarik, lalu melihat halaman facebook Adam, dia menemukan topik baru : “beberapa pelajaran dari teman saya pencari jalan kebahagiaan 5”:

Saya telah mengulang beberapa kali bahwa teman saya sedang berada pada fase terakhir, dan saya percaya bahwasanya teman saya itu yain benar bahwa Islam adalah jalan kebahagiannya, dan tidak ada yang bisa memberikan jawaban atas pertanyaannya yang sangat besar kecuali agama Islam, tapi hidayah tetap ada pada kekuasaan Allah semata.. istrinya kemarin menangis karena terkesan dan mulai menyukai Islam, dan saya tidak tahu apakah dia mau masuk Islam atau tida, sebab dia kembali ke rumahnya sambil menangis, dan semoga Allah menunjukinya pada kebahagiaan dunia dan akhirat, adapun teman saya saya percaya kepada akal dan pemikirannya tapi saya juga khawatir padanya jika mendapatkan sesuatu yang tidak baik dari orang Islam. dia sekarang pergi ke Mesir untuk mengenal islam, tapinya amat disayangkan barangnya dicuri oleh seorang muslim, dan dia belum bisa membedakan antara kesalahan itu terjadi apakah karena ajaran Islam atau kesalahan orang Islam itu sendiri. meskipun saya tetap yakin bahwa ia bisa melewati semua cobaan ini dan masuk kepada agama Islam adapun beberapa poin penting yang saya simpulkan sebagai berikut :

Agama islam sempurna dan lengkap tidak ada cacat sama sekali, berbanding terbalik dengan perilaku keliru mayoritas orang Islam.

Mengambil keputusan untuk masuk agama islam membutuhkan keberanian yang dan besar dan pemahaman yang dalam, mungkin teman saya sangat membutuhkannya.

Sebaiknya jangan kita terburu-buru mendesak orang-orang masuk islam dan berjalan pada jalan menuju kebahagiaan, hingga ia yakin dengan penuh kesadaran.

Tidak ada sesuati yang kita sembunyikan dalam jalan menuju kebahagiaan, arena islam sempurna dan meyakinkan dalam semua aspek.

Setiap orang yang mendapat kehormatan dari Allah untuk menempuh jalan kebahagiaan, ia juga harus menyebarkannya kepada orang lain dengan cara yang baik dan benar, dan hidayah dalam genggaman Allah.

Saya selalu mengharapkan kebaikan bagi teman saya, meskipun saya sebenarnya tidak tahu pasti apakah Allah akan membukakan pintu hatinya atau tidak?!

Nantikan pelajaran ke enam..

Adam”

Perkataan Adam tentang Katrnia sangat menggangunya, lalu dia bertanya-tanya : Apakah masuk akal Katrina masuk Islam? tidak mungkin..mungkin dia hanya berbasa-basi dan Adam salam paham, atau mungkin Adam berbohong dan mencoba untuk memperlihatkan pada pembaca artikelnya bahwa ia bisa membuat seorang penganut Katolik masuk ke dalam agamanya, sebab pesan Katrina yang terakhir kemarin sama sekali tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan bahwa ia akan masuk islam.. Lalu George kembali melihat tanggal artikel Adam kemudian dilihat baru dua jam yang lalu, sedangkan pesan Katrina yang dikirim via emailnya pagi kemarin, apakah masuk akal kalau Katrina masuk islam waktu sore hari? jika demikian kenapa Katrinan tidak mengabarinya?
Isi pesan Katrina yang terakhir semuanya condong kepada pandangan yang positif terhadap Islam, bahkan ia menerangkan perbedaan antara ajaran Islam dengan perilaku orang muslim dalam peristiwa pencurian kemarin, bukankah ini adalah tanda keislamannya? tapi Katrina seorang yang sangat fanatic dengan Kristen Katolik, dan mencintai agama Kristen dengan cinta yang sangat besar, dan karenanya dia mengorbankan diri untuk membantu gereja, apakah mungkin baginya meninggalkan semuanya itu?
Goerge melewati malamnya dengan konflik yang keras, kadang dia merasa sebenarnya hak istrinya untuk memeluk agama sesuai keinginannya , kadang merasa sesak sendiri, dan kadang dia tidak percaya dengan keislaman istirnya, sambil bertanya-tanya : Apakah kalau dia ingin masuk islam, maka harus memberitahukan hal ini pada istrinya atau ini bagian dari perbedaan lelaki dan perempuan! beberapa kali George mencoba untuk menghubungi istrinya, tapi dia menahan diri, karena Katrina bisa saja menghubungi dirinya dan memberitahunya, atau paling tidak mengirim pesan di emailnya, tapi kelihatannya Katrina belum mengambil keputusan akhir mengenai hal ini..

(3)

George bangun dari tidurnya jam 7 pagi dalam keadaan berat dan lelah, kemudian dia mandi dengan cepat lalu turun ke restoran hotel untuk sarapan pagi, kemudian dia duduk di lobi hotel sambil menunggu Jamal menjemputnya untuk berangkat bersama ke perushaanperekrutan.
Setelah mereka sampai di perusahaan lalu meminta pada sekretaris untuk bertemu dengan direktur..
  • Sekretaris: Beberapa menit lagi kalian bisa bertemu Pak Mustofa.
  • George: Jamal, nama direkturnya Mustofa, apa artinya?
  • Jamal: Itu adalah salah satu nama Nabi Muhammad SAW, artinya Allah telah menunjuk dan memilihnya, lalu kemudian orang-orang muslim memakai nama tersebut.
  • George: Apakah dia seorang muslim!
  • Jamal: Ya benar,.
Dua menit berlalu, kemudian dia mengabari sekretarisnya bahwa pak Mustofa sedang menunggu mereka berdua di dalam..
  • Mustofa: Selamat datang bagi kalian berdua..
  • Jamal: Kalau begitu saya mohon pamit pada kalian berdua, dan saya akan menjemputmu George pukul dua belas siang nanti.
  • George: Saya tidak tahu berapa lama saya berurusan dengan Pak Mustofa.
  • Mustofa: Sesuai dalam pesan emailmu dan apa yang sudah kita siapkan, saya rasa kita bisa menyelesaikannya hingga jam 2 siang, atau kamu datang lagi besok .
  • George: Kalau begitu saya menunggu kamu saja Jamal. kalau boleh. jam 2 siang.
  • Mustofa: Tapi saya punya saran bagaimana kalau kita makan siang bersama, sebab kamu adalah tamu ami hari ini.
  • Jamal: Ibu meminta saya mengajak George untuk makan siang bersama dengan kami hari ini.
  • Mustofa: Kalau begitu kamu makan malam bersama saya.
  • George: Kita sepakat. saya tunggu kamu Jamal jam 2 siang.
  • Mustofa: Dan jam 7 malam bagaimana menurutmu kalau kita keluar makan malam.
  • Jamal: Kita sepakat, kalau begitu saya mohon pamit dulu.
Setelah Jamal keluar, kemudian Mustofa menoleh ke arah George..
  • Kelihatan kalian berdua adalah teman dekat.
  • George: Ya benar, walaupun saya baru mengenalnya dalam beberapa waktu yang cukup singkat, akan tetapi ia adalah sosok lelaki yang penuh makna,
  • Mustofa: Karena kamu baru saja mengenalnya dalam waktu yang singkat, maka saya mengingatkanmu untuk berhati-hati dari orang islam yang fanatik.
  • George: Bagaimana kamu tahu bahwa dia taat dan beragama islam?!
  • Mustofa: Jelas dari penampilannya.
  • George: Kenapa kamu menyuruh saya untuk berhati-hati!?
  • Mustofa: Saya mengingatkanmu untuk berhati-hati agar ia tidak membunuh atau mencuri sesuatu darimu, sebab mereka memandangmu seorang yang kafir yang harus dimusuhi, bahkan dibunuh.
  • George: Terima kasih atas nasehat ini, dan kamu muslim seperti apa?
  • Mustofa: Saya seorang muslim tercerahkan, saya lama tinggal di Amerika, dan saya belajar banyak dari peradaban yang tidak dimiliki oleh orang islam.
  • George: Seperti apa?
  • Mustofa: Saya belajar demokrasi, perbedaan pendapat, pluralisme… dan lain-lain tentunya kamu lebih tahu daripada saya, karena kamu adalah orang inggris.
  • George: Kam sangat rendah hati, tapi saya merasa aneh dari perkataanmu, karena kami orang Kristen memandang bahwa kalian juga adalah orang kafir yang terbelakang!
  • Mostofa sedikit bingung, kemudian berkata : Pandangan kalian mengenai kami adalah orang yang terbelakang, bisa dibenarkan dari satu sisi.
  • George: Mungkin, yang penting mari kita memulai pekerjaan kita.
  • Mostofa: Baiklah.. mari kita mulai, tapi saya ingin memastikan padamu bahwa berinteraksi secara terbuka dengan semua orang adalah jaminan bagi kesuksesanmu, dan menjauhkan dirimu dari hal-hal yang tidak kamu sukai.
  • George: Tepat sekali, apalagi jika hal itu berhubungan dengan kecintaan kepada Negara dan masyarakat!
  • Mostofa: Terima kasih, saya telah menyiapkan beberapa pelamar kerja dengan kriteria yang kamu berikan pada saya melalui email.
  • George: Baiklah, berapa jumlah mereka, dan seperti apa hasil seleksimu terhadap mereka?
  • Mostofa: Delapan orang , dan kebanyakan mereka memiliki pemikiran yang terbuka dengan semua kebudayaan dunia.
  • George: Bagus, bagaimana dengan pekerjaan, spesialisasi dan professional yang mereka miliki?
  • Mostofa: Tidak apa-apa.. kamu saja yang mewawancarai mereka, apakah kamu ingin memulainya sekarang?
  • George: Ok, saya mohon kepadamu untuk memberikan daftar riwayat hidup mereka (curriculum vitae) sebelum mereka menjumpai saya.
  • Mostofa: Silahkan ini, dan saya akan sampaikan pada sekretaris urutan yang akan masuk wawancara denganmu di ruang meeting sesuai dokumen yang ada padamu, silahkan ke ruang pertemuan, saya akan menghantarmu setelah itu saya kembali ke ruangan saya sambil menunggu kamu menyelesaikannya.
George mewawancari 8 orang yang telah dipilih oleh Mustofa, dan baru selesai jam dua kurang lima belas menit siang…
  • George: Saya berterima kasih padamu, karena telah menyelesaikan wawancaranya.
  • Mostofa: Bagaiamana penilaianmu terhadap mereka?
  • George: Mereka bagus-bagus, saya akan ambil keputusan setelah selesai akhir wawancara besok, bagaimana pendapatmu kita lanjutkan pembicaraan kita saat makan malam nanti, sebab Jamal sebentar lagi akan sampai dalam beberapa menit.
  • Mostofa: Baiklah, saya telah menyiapkan sesuatu yang membuatmu kagum dan bahagia, dan sampai Jamal datang, apakah ada sesuatu yang menarik perhatiaanmu dari delapan orang yang kamu wawancarai atau kamu telah kagum pada sesuatu dari mereka?
  • George: Semuanya menarik dan mengagumkan.
  • Mostofa: Kamu akan menemukan segala apa yang kamu sukai hari ini.
  • George: Bagaimana?
  • Mostofa: Kita akan melanjutkan diskusi kita pada waktu makan malam.
George keluar dari perusahaan untuk menemui Jamal yang sedang menunggunya, kemudian dia berangkat bersamanya menuju rumah Jamal..
  • Jamal: Bagaimana pertemuan kalian hari ini.?
  • George: Tidak ada apa-apa biasa-biasa saja.
  • Jamal: Kamu terlihat tidak puas!
  • George: Saya sama sekali tidak puas!
  • Jamal: Kenapa?
  • George: Dia membawakan saya kumpulan pelayan yang ingin bekerja pada saya, padahal saya ingin programmer yang profesional.
  • Jamal: Mungkin dia tidak paham apa yang kamu inginkan darinya?
  • George: Justru dia sangat memahami, sepertinya dia mengira saya orang yang hanya ingin memuaskan nafsu saja, bayangkan saja dari 8 orang yang diwawancara, 5 perempuan hanya 2 orang di antara mereka yang programer,dan 3 lelaki hanya 2 orang saja dari mereka yang ahli dalam komputer.
  • Jamal: Kalau begitu atas kriteria apa dia memilihkan untukmu orang-orang tersebut?
  • George: Mayoritas mereka cantik, anggun dan penuh kemunafikan!
  • Jamal: Saya paham apa yang kamu maksud, dan saya minta maaf padamu, sebenarnya kami orang mesir tidaklah seperti itu!
  • George: Mungkin, saya sangat berharap tidak menemuinya lagi, meskipun saya menemukan ada satu orang lelaki dan perempuan yang lumayan bagus pada saat wawancara.
  • Jamal: Karena kamu sudah membuat janji, maka penuhilah ajakannya untuk makan malam bersama, lalu mintalah kepadanya untuk bertemu dengan orang-orang yang kamu sukai.
  • George: Hal ini akan saya lakukan setelah wawancara terakhir besok.
  • Jamal: lancer Biasanya tidak semua hal itu mudah seperti yang kita bayangkan. Sebentar lagi kita akan sampai di rumah, dan kita sekarang akan masuk ke dalam kampung, dan saya minta maaf padamu, sebab kita tinggal di sebuah lingkungan pedesaan, bukan hotel bintang lima atau empat.
  • George: Ini yang amat saya sukai, dan saya ulangi terima kasih saya padamu dan pada kedua orang tuamu.
  • Jamal: Saya tidak bisa memasukan mobil ke dalam, sebab jalanannya sempit sekali seperti yang kamu lihat, kita akan meneruskannya dengan berjalan kaki ke rumah, karena sangat dekat sekali.
Setelah mereka sampai ke apartmen Jamal yang berada di tingkat 3 termasuk apartemen yang sangat tua, Jamal menyambut George dengan gembira di dalam rumahnya dan menuntunya ke sebuah ruangan kecil yang rapih telah disiapkan untuk tamu..
  • Jamal: Silahkan masuk, saya mohon pamit sebentar dan akan kembali lagi.
George duduk sambil merenung di dalam ruangan sederhana dengan perabotannya, meskipun dia menyukai kesederhanaan akan tetapi dia merasa terintimidasi. ketakutan yang telah menguasai sejak mereka masuk kawasan kampung penduduk sampai ke rumah Jamal, apakah benar ini rumahnya? atau dia membawa saya ke sini untuk tujuan tertentu? dia teringat perkataan Mustofa bahwa orang islam itu pembunuh, pencuri dan mereka memlilik watak balas dendam.. dia tertawa pada pikirannya yang aneh dan mengingat situasinya yang ketakutan ketika dia menuduh Jamal mencuri dompetnya, saat George memikirkan hal itu, datang Jamal menyambutnya dan bersamanya nampan yang di dalamnya sudah ada berbagai macam piring kecil yang berisi macam-macam makanan kemudian Jamal meletakan piring di depan george..
  • Jamal: Maafkan saya telah terlambat menjamumu, silahkan.
  • George: Sambil ia melihat ke makanan, terima kasih, saya telah banyak merepotkanmu.
  • Jamal: Saya tidak merasa dibebani oleh sesuatu apapun, ini makanan bukan dari saya tapi dari ibu, sebab dia yang telah mengundangmu untuk makan siang dengan kami, dan dia akan datang sebentar lagi untuk menyapa kamu.
  • George: Aneh, orang yang mengundang tidak ada di saat kedatangan tamu.
  • Jamal: Perempuan dalam Islam sangatdimuliakan tidak seperti yang kalian bayangkan, karena perempuan itu adalah ratu yang harus dilayani, saya siap untuk melakukan apapun yang diinginkan ibu.
  • George: Apapun itu?
  • Jamal: Ya sesuai dengan kemampuan saya, sebab Allah selalu menyandingkan ketaatan pada-Nya dengan taat pada kedua orang tua dan khususnya ibu.
Datang Ibu Baasim dan berdiri di depan pintu, lalu mengetuk pintu dengan pelan, kemudian dia berbicara dengan dialek Mesir yang setingkat..
  • Ibu Baasim: Assalamualaikum wahai anakku kamu kehormatan bagi kami , kamu telah menerangi rumah kami dan kami dimuliakan atas kedatangamu. Baasim titip salam buatmu dan berpesan padamu.
  • Jamal: Ibu saya menyapamu dengan ucapan salam dan menyambutmu dengan gembira, dan dia mengatakan padamu : wahai anakku kamu kehormatan bagi kami , kamu telah menerangi rumah kami dan kami dimuliakan atas kedatangamu. Baasim titip salam buatmu dan berpesan padamu.
  • George: Terima kasih padanya, saya tidak tahu apa yang saya harus katakan, kenapa dia tidak duduk dan berbincang dengan kita… silahkan duduk makan bersama kita.
  • Jamal: Ibu datang untuk menyapamu dan memberitahumu bahwa kita semua siap membantumu sebab kamu adalah tamu kami.
  • George: Saya jadi tidak enak dengan kalian,.. maaf tapi kenapa ibumu tidak duduk bersama kita? dan kenapa dia tidak menjabat tangan kita?
  • Jamal: Perempuan dalam agama kami tidak duduk bersama kaum lelaki tanpa ada alasan yang jelas, dan dan mereka tidak berjabat tangan dengan kaum lelaki kecuali dengan mahramnya.
  • George: Hari ini seperti yang saya bilang saya mewawancarai 5 dari perempuan empat orang dari mereka menjabat tangan saya, dan saya kagum ketika satu dari mereka menolak hal itu, dan semuanya duduk bersama saya.
  • Jamal: Dan apa yang dikatakan oleh perempuan yang menolak itu padamu?
  • George: Dia minta maaf sebab dia tidak suka berjabat tangan dengan lelaki.
  • Jamal: Bagaimana pandanganmu terhadapnya?
  • George: Saya menghormatinya , sedangkan dua perempuan lainnya menunjukkah pandangan dan gerakan yang tidak beretika sama sekali.
  • Jamal: Apakah boleh saya pergi ke Inggris dan berjabat tangan pada Ratu?
  • George: Apa hubungannya dengan hal itu! yang jelas ada 7 ategori orang yang diperbolehkan undang-undang untuk menyalami Ratu.
  • Jamal: Bukankah sudah saya bilang padamu bahwa perempuan dalam agama kami adalah laksana ratu yang terhormat, mereka tidak boleh bersalaman kecuali hanya sepuluh golongan antara lain: ayah, kakek , suami, orang tua suami anak lelaki, saudara lelaki, paman, saudara ibu, anak saudara lelaki, anak saudara perempuan, anak dari anak lelaki, sebagaimana kalian melakukan hal itu sebagaimana kalian menghormati dan memuliakan sang ratu, maka kamu juga demikian menghormati dan memuliakan ratu kami dan menjaganya dari hal-hal yang merusak kehormatannya.
  • George: Haha, ratu yang terhormat! kalau begitu kenapa perempuan itu menjabat tangan saya waktu wawancara?
  • Jamal: Amat disayangkan kebanyakan orang islam mengabaikan ajaran-ajaran Islam, akan tetapi agama bertanggung jawab atas perilaku mereka.
  • George: Adam tidak pernah berjabat tangan dengan Katrina sekalipun! sekarang saya sudah paham! apakah kamu merasa terganggu berbicara mengenai perempuan di dalam islam?
  • Jamal: Apakah kamu berfikiran bahwa saya akan terganggu, sedang kamu berbicara tentang sang ratu!
  • George: Langsung saja saya ingin bertanya padamu, kenapa dalam hal warisan kalian memberikan kaum perempuan setengah dari apa yang diberikan pada lelaki, kemudian kalian mengatakan bahwasanya perempuan adalah ratu, samaan saja mereka dengan para lelaki dan jangan jadikan mereka laksana ratu.
  • Jamal: Apa seluruh pekerja yang akan bekerja padamu mendapat gaji yang sama?
  • George: Kelihatan kamu ingin keluar dari permalasahan!
  • Jamal: Sama sekali tidak, justru saya berbicara dalam pokok permasalahan.
  • George: tentu tidak, apakah kamu berfikiran bahwa saya aan memberikan gaji yang sama pada direktur dan karyawan?
  • Jamal: Apakah kamu merasa telah berbuat tidak adil karena member gaji yang rendah kepada seorang karyawan?
  • George: Tidak, saya akan memperlakukan mereka dengan adil.
  • Jamal: Agama islam memperlakukan lelaki dan perempuan dengan prinsip adil bukan prinsip kesamaan, makanya kamu menemukan dalam pembagian warisan bahwa perempuan mendapat setengah bagian lelaki, justru kalau kita lihat sebaliknya… karena dalam Islam lelaki wajib menafkahi wanita, sedangkan wanita bebas menggunakan hartanya tanpa ada wajib nafkah, semua itu merupakan prinsip keadilan yang sempurna.
  • George: Kenapa begitu.. bukankah istrimu membayar setengah dari kebutuhan rumah tangga?
  • Jamal: Memberikan biaya keperluan rumah tangga adalah tugas dan kewajiban lelaki, sedangkan perempuan adalah ratu yang siap dilayani.
  • George: Maaf… berarti ini menuntut kaum perempuan untuk tidak belajar dan bekerja?
  • Jamal: Siapa yang mengatakan demikian?! Perempuan diwajibkan untuk belajar sama seperti kaum lelaki, dan bekerja adalah hak perempuan..
  • George: Lalu bagaimana dengan gaji yang diperolehnya?
  • Jamal: Itu adalah hak dan miliknya, dan perempuan tidak diwajibkan member nafkah.
  • George: Haha, kalau begitu perempuan secara ekonomis lebih diuntungkan daripada kaum lelaki.
  • Jamal: Tidak, bukan lebih dari lelaki tapi itu adalah prinsip keadilan, sebagaimana bentuk fisiknya berbeda dengan lelaki, maka hukum-hukum yang berkaitan dengan perempuan juga berbeda sesuai dengan karakter dan peran yang dimiliki oleh kaum perempuan.
  • George: Gambaran yang sangat bagus tentang keadilan, tapi pada hal lain, bukankah hijab termasuk ketidak adilan social bagi aum perempuan?!
  • Jamal: Justru hal itu menunjukkan kemuliaan dan kehormatan kaum perempuan.
  • George: Bagaimana mungkin sedangkan dia menutupi kecantikan dan kewanitaanya dengan pakaian ini?
  • Jamal: Bagaimana ratu dan putrid mahkota kalian sebelum 50 tahun?!
  • George: Maksud kamu apa?!
  • Jamal: Jawablah pertanyaan saya.
  • George: Merea mendapatkan hak-haknya secara penuh.
  • Jamal: Bagaimana cara mereka berpakaian?
  • George: Maksud kamu mereka memakai pakaian yang sama seperti yang dipakai kaum muslimah sekarang?
  • Jamal: Ya benar, tidak salah lagi, kemudian bukankah pakaian tersebut juga pakaian biarawati ?
  • George: Namun setelah itu kami berkembang, seiring dengan itu pakaian wanita juga berkembang.
  • Jamal: Pertama : Pakaian biarawati sama sekali tidak mengalami efek perkembangan zaman, kalaupun ada mohon maaf kedudukan para biarawati dalam gereja sangat sangat hina. Pakaian wanita di barat sama sekali tidak mengalami perkembangan, saya mohon maaf seali lagi, bahkan cenderung menurun dan merosot, bacalah persentase kasus pemerkosaan, zina, aborsi dan lain-lain.
  • George: Apa bedanya dengan kalian.!
  • Jamal: Kita adalah manusia biasa dan mempunyai kesalahan, tapi kami orang islam jika dibandingkan dengan persentase kalian hampir tidak ada. sebagian besarnya, merupakan budaya taklid terhadap barat.
  • George: Bagaimana?
  • Jamal: Apakah kamu perkenanakan saya untuk menggunakan angka statistik dan penelitian, sebab saya sangat menyukainya?
  • George: Angka adalah bahasa yang sangat pasti dan sangat meyakinkan, silahkan.
  • Jamal: Studi menunjukan bahwa 90% orang yang tidak menikah melakukan seks bebas dari waktu ke waktu di Eropa dan Amerika, bahkan di Amerika sendiri persentase siswi sekolah menengah atas yang hamil diluar nikah mencapai 48%, pusat penelitian resmi amerika memberitakan bahwa 87,8% dari seluruh siswa menengah atas telah melakukan hubungan seks bahkan 60% di antara anak-anak yang lahir di Swedia adalah hasil dari hubungan di luar nikah!!
  • George: Sudah cukup.. saya tahu hal ini dan lebih parah lagi adalah musibah terbesar bagi tatanan social di barat, akan tetapi bukankah ini terjadi di seluruh dunia! bukankah kalian juga seperti kami?!
  • Jamal: Seperti yang telah saya sebutkan padamu amat disayangkan banyak di antara kami yang meniti jalan yang sama, dan setiap orang yang jauh dari agama maka dia akan dekat dengan hal-hal buruk seperti ini, hanya saja jarak persentasenya sangat jauh disbanding kalian di barat.
  • George: Apakah kamu mau bilang bahwa pemuka agama yang ada pada kalian tidak menikah dan menjadikan rahib seperti pendeta dan paus?
  • Jamal: Saya sering bilang padamu tidak ada dalam agama kami tokoh agama, sampai nabi SAW sendiri beliau menikah.
  • George: Ya saya telah membacanya dan merasa aneh bahwa nabi kalian menikah! maaf, dimana istrimu kalau begitu?! bukankah kamu sudah menikah?!
  • Jamal: Di sekolah, dia seorang guru fisika di sekolah menengah atas, dan rutinitasnya di sekolah dari jam 12 siang sampai 6 sore, barangkali sebentar lagi dia pulang.
  • George: Jujur, apakah kamu memaksanya untuk berhijab ?!
  • Jamal: Tentu tidak.
  • George: Dan kenapa kalian mewajibkan semua perempuan untu menutup aurat dan tidak mewajibkan perempuan kalian untuk berhijab? kalau begitu alangkah buruk sekali menggunakan agama untuk urusan-urusan pribadi!
  • Jamal: Saya tidak memaksanya, karena ia berhijab adalah kemauannya sendiri, dan saya setuju denganmu dalam mengatas namakan agama untuk urusan-urusan pribadi, bahkan nabi SAW melarang hal itu.
  • George: Maksud kamu ia menutup aurat tanpa pemaksaan darimu?
  • Jamal: Tentu.
  • George: Apa yang menyuruhnya untuk menutup aurat?!
  • Jamal: Agamanya dan perintah dari Tuhannya, kemudian agar dia bisa melindungi dirinya.
  • George: Melindungi dirinya dari apa?
  • Jamal: Supaya tidak menjadi korban statistik yang tadi saya paparkan !haha, kecuali kalau kamu mau saya tunjukkah angka dan statistik yang baru karena saya memiliki banya data statistik.
  • George: Tidak. .cukup, karena saya juga punya data-data statistik , maaf tapi saya banyak dengar di Inggris mengenai penari dan penyanyi asal Mesir?!
  • Jamal: Ya benar.. saya telah katakan padamu, hal itu terjadi karena kami jauh dari agama. amat disayangkan. dalam hal ini kami mengikuti kalian.
  • George: Dan kenapa amat disayangkan?
  • Jamal: Maaf.. saya tidak bermaksud menyakiti kalian, tapi saya pikir bahwa kedudukan perempuan kalian sangat buruk hingga para cedikiawan menyerukan untukn memperbaiki kerusakan yang terjadi di masyarakat.
  • George: Kerusakan yang sangat banyak! yang mana kamu maksud?!
  • Jamal: Kenapa lelaki harus menikah padahal dia bisa mendapatkan apa yang dia inginkan tanpa menikah? pandangan seperti ini yang merusak tatanan rumah tangga dan keluarga, dan bisa merusak bahkan menghancurkan sistem social yang kuat sekalipun.
  • George: Bisa lebih diperjelas.
  • Jamal: Jujur saja, bukankah biaya pemeliharaan anjing lebih baik dan praktis daripada pendidikan anak menurut banyak orang, bukankah berpacaran lebih sedikit beban biayanya dan bisa mendapatkan lebih banyak wanita daripada menikah?
  • George: Hal ini tentu bagi siapa yang nurani dan fitrahnya telah rusak.
  • Jamal: Kamu benar, dan ini yang telah terjadi pada sebagian besar masyarakat, apakah kamu tahu bahwa angka kesuburan setiap perempuan di sebagian masyarakat menurun drastis sehingga satu orang perempuan hanya mempunyai satu anak, masyarakat ini akan habis dan punah cepat ataupun lambat.
  • George: Haha, jadi karena ini jumlah kalian sangat banyak hingga Eropa.
  • Jamal: Nabi SAW bersabda : Nikahilah oleh kalian perempuan yang penyayang dan subur”.
  • George: Sampai sedetil ini islam ikut mengatur!
  • Jamal: Islam agama adalah agama yang dan mengatur setiap bagian kehidupan, makanya keseimbangan, kebahagian dan kenyamanan jiwa ada dalam agama, supaya tidak melampaui batas sehingga membuatnya menjadi lelah.
  • George: Betapa banyak sekali hal-hal yang detail dalam Islam! tapi bukankah ini aib dan bukan suatu keistimewaan dari Islam?!
  • Jamal: Bagaimana?!
  • George: Semua hal-hal yang bersifat rincian tadi akan membuat manusia lelah untuk mengamalkannya, karena hal itu merupakan aturan-aturan tambahan dalam kehidupan!
  • Jamal: Mana yang Lebih baik: negera yang di dalamnya terdapat undang-undang seperti Inggris atau negara yang cenderung kacau dan tidak stabil?
  • George: Saya paham apa yang kamu maksud, tapi undang-undang yang baik adalah yang memberikan peluang untuk berkreatifitas dan menciptakan hal-hal baru.
  • Jamal: Kamu seakan-akan mendiskripsikan Islam! Islam telah memberi kami peluang yang sangat besar untuk berkreatifitas, imajinasi, dan berfikir. Makanya dalam Al Quran terdapat perintah untuk berfikir dan melihat alam semesta, sejarah, biografi orang terdahulu dan lain-lain.
  • George: Apa kalian tidak takut kalau orang menggunakan fikirannya maka mereka akan mengetahui kelemahan agama kalian?
  • Jamal: Hal ini hanya ada pada agama bumi dan agama yang menyimpang saja, adapun orang islam setiap berfikir maka bertambah pula iman, keyakinan dan ketaatannya , maaf, sebelumnya jika seseorang kurang mendaya gunaan fikirannya maka kualitas agamanya pun rendah.
  • George: Rasa percaya diri kalian terhadap Islam membuat saya kagum.
  • Jamal: Apakah boleh saya bertanya padamu satu hal?
  • George: Silahkan!
  • George: Apa yang menjadi penghalang bagimu untuk masuk Islam?! saya merasa bahwa kamu yakin dengan Islam!
George sedikit bingung dengan pertanyaan Jamal, sambil menggenggam erat jari-jarinya dengan kuat.. George teringat apa yang telah ditulis oleh Adam mengenai tangisan Katrina, dan keberaniannya untuk mengambil sebuah keputusan, dan teringat juga apa yang telah ditulis oleh Janelko di pesan terahirnya, George mengambil nafas dalam-dalam.. dan teringat bahwa pertanyaan ini adalah pertanyaannya yang dia kirim pada teman-temannya, kemudian kenapa dia takut untuk menjawabanya, apakah dia tidak berdaya, ragu-ragu, bodoh, atau berhati-hati dan tidak ingin terburu-buru?! apapun alasanya dia harus menjawab dirinya sendiri sebelum member jawaban kepada Jamal …kemudian dia menoleh ke arah Jamal :
  • George: Apakah kamu perkenankan saya untuk tidak menjawabnya sekarang?
  • Jamal: Terserah kamu, saya tidak berkata demikian kecuali demi kebaikan dirimu.
  • George: Terima kasih.. saya akan menjawabnya dalam dua atau tiga hari ke depan.
  • Jamal: Tidak penting bagimu untuk menjawabnya, yang penting kamu harus menjawab jiwa dan pertanyaan-pertanyaannya, amat disayangkan kehidupan materi telah merubah kita menjadi mesin yang jika kita fikirkan maka kita akan menjadi lelah karenanya, makanya manusia akan hidup dalam kesengsaraan.
George menarik nafas dalam-dalam di saat mendengar kalimat “di saat kamu member jawaban kepada jiwamu”, dan teringat kalimat orang tua yang ditemuinya, kemudian dia berkata :
  • George: Sepertinya kamu sedang menggambarkan pribadi saya.
  • Jamal: Maaf saya tidak bermaksud menyakiti, tapi inilah keadaan manusia ketika merea berpaling dari Allah, Allah berfirman : {Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.}[QS. Thaha: 124], dan Allah berfirman : {Apabila datang sesuatu ayat kepada mereka, mereka berkata: “Kami tidak akan beriman sehingga diberikan kepada kami yang serupa dengan apa yang telah diberikan kepada utusan-utusan Allah.” Allah lebih mengetahui di mana Dia menempatkan tugas kerasulan. Orang-orang yang berdosa, nanti akan ditimpa kehinaan di sisi Allah dan siksa yang keras disebabkan mereka selalu membuat tipu daya} [QS. Al-An’am: 125]
  • George: Apa yang kamu katakan begitu mengerikan!
  • Jamal: Saya minta maaf.. saya tidak bermaksud kasar sebenarnya saya hanya menggambarkan, akan tetapi yang paling mengerikan adalah ketika kita berpaling dari Allah, maaf, bukan saja saat ini, namun sepanjang hidupmu!
  • George: Apa maksudmu?
  • Jamal: Banyak cara manusia melarikan diri dari kenyataan hidup, ada yang menjauhkan diri dengan kesenangan dan minuman keras, ada yang menjauhkan diri dengan trend agama yang memuaskan rasa haus rohani merea, ada yang menjauhkan diri dengan filsafat ada yang tidak mau tahu sama sekali, agar tidak memikirkan masalah, sekali lagi saya katakan padamu dengan penuh cinta : Apa yang mencegahmu dari kebahagiaan dunia dan akhirat?
  • George: Saya katakan padamu, saya akan berikan jawaban padamu dalam masa 2 atau 3 hari.
Di saat mereka sedang berbincang mereka mendengar suara pintu terbuka, kemudian Jamal pamit sebentar dengan George..
  • Jamal: Maaf saya pamit sebentar, sebab istri saya Aisyah baru sampai.
  • George: Apakah kamu keberatan kalau saya berbicara bersamanya sebentar?
  • Jamal: Baiklah, tapi saya tanyakan dulu padanya dan meminta pendapatnya.
  • George: Mengenai apa?
  • Jamal: Saya tahu bahwa ia tidak suka berbicara dengan lelaki, dan saya tidak mau memaksanya untuk melakukan sesuatu yang tidak disukainya, permisi sebentar.
Jamal keluar dari kamar, meninggalkan George dalam keadaan bingung, apa yang terjadi hari ini sangat menggoncang batinnya, dia merasa rendah diri tidak tahu apa yang harus dilakukan.. setiap hari dia bertanya pada dirinya,. apa tujuan saya datang ke Mesir? hingga pertanyaan-pertanyaan itu kembali menghantui diri saya : Apa yang saya inginkan? Kenapa saya hidup? kenapa dengan semua penderitaan ini..ohhhhh..
Ketika George sedang asyik bergelut dengan fikirannya, Jamal dan istrinya menemui George, kemudian George melihatnya dalam keadaan tertutup, tidak ada yang tampak dari fisiknya kecuali wajahnya..
  • Jamal: Ini istri saya, apa yang kamu inginkan?
  • Aisyah: Jamal suami saya memberitahukan pada saya bahwa kamu ingin masuk Islam, dan kamu memiliki beberapa pertanyaan mengenai kedudukan perempuan dalam Islam.
  • George: Saya sama sekali tidak bilang bahwa saya ingin masuk islam, saya hanya ingin mengetahui kedudukan perempuan dalam iSlam.
  • Aisyah: Kalau kamu tidak ingin masuk islam, kemudian kenapa kamu ingin mengenal kedudukan perempuan dalam Islam?!
  • George: Hanya sebatas ingin tahu saja.
  • Aisyah: Pengetahuan yang tidak memberikan manfaat pada manusia tidak ada harganya, dan ilmu yang tidak merubah keadaan seseorang adalah ilmu yang sia-sia belaka, sebab ilmu menuntun takut pada Allah, makanya Allah berfirman : {Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.} [QS. Fathir: 28]
  • George: Maksud saya, saya hanya ingin mengetahui saja, apakah pengetahuan dan ilmu menurut kalian adalah aib dan suatu kesalahan?!
  • Aisyah: Menurut kami setiap ilmu yang tidak berorientasi kepada kerja nyata tidak ada nilainya, saya yakin bahwa kesia-siaan, hilangnya tujuan dan maksud adalah penyakit dalam akal dan agama, kalian tahu betul akan hal itu.
  • George: Apa yang kamu maksud dengan menurut kami?
  • Aisyah: Maksud saya kami orang islam, mari kita lanjutkan kepada hal yang kamu inginkah, sebab saya yakin bahwa kamu tidak akan bertanya kecuali kamu ingin masuk islam.
  • George: Bagaimana bisa kamu sangat yakin dengan hal itu?!
  • Aisyah: Saya harap perkataan saya tidak menyinggungmu, Allah taa’la berfirman : {Orang-orang yang kafir itu seringkali (nanti di akhirat) menginginkan, kiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang-orang muslim.} [QS. Al-Hijr: 2],
    tidak ada orang yang cerdas tidak mentauhidkan Allah dan masuk Islam kecuali dalam dirinya terdapat konflik jiwa dan agama yang menyimpang.
  • George: Apa maksudmu dengan kecerdasan?!
  • Aisyah: Orang yang lemah dalam berfikir akan mengambil jalan pintas untuk melewati kontradiksi dalam kehidupan, agama, pertanyaan jiwa dengan melakukan hal-hal yang remeh demi menyibukkan dirinya, tetapi…
  • George: Tapi apa?!
  • Aisyah: Tapi Jamal memberitahu saya sebenarnya kamu adalah orang yang cerdas, seperti yang dikatakan saudaranya Baasim ,.
  • George: Terima kasih..
  • Aisyah: Kita masuk dalam topik “perempuan didalam islam” jadi kamu mau mulai dari mana?
  • George: Terserah padamu, dan saya akan bertanya.
  • Aisyah: Islam datang pada saat orang-orang arab mengubur dan membunuh anak-anak perempuannya.
  • George: Begitu sadis dan mengerikan!
  • Aisyah: Kamu benar, tapi hal yang memalukan ini tidak hanya terjadi pada orang arab, sebab sebelumnya beberapa pertemuan ahli filsafat diadakan untuk mendiskusikan satu hal yang sangat penting! Apakah ruh perempuan sama dengan ruh lelaki?, apakah perempuan memliki ruh kemanusiaan atau kebinatangan?! dan kesimpulan dari pertemuan itu adalah kaum perempuan memiliki ruh akan tetapi lebih rendah dibandingkan dengan ruh lelaki. Di Romawi lelaki memiliki wewenang menjual istrinya atau menceraikannya, mengakui anak darinya atau tidak. Sedangkan perempuan di Yunani sama sekali tidak mendapat hak warisan.
  • George: Kamu benar, itu adalah kenyataan sejarah yang memalukan!
  • Aisyah: Dan semua agama samawi datang membawa keadilan bagi perempuan, tapi sangat disayangkan orang yahudi telah merubahnya, maka kitab suci mereka pun penuh berisi dengan imajinasi seksual, kezaliman yang menyengsarakan kaum perempuan
  • George: Levy pernah berbicara mengenai hal ini, dan saya telah banyak membaca tentangnya.
  • Aisyah: Siapa Levy itu?!
  • George: Seorang wanita yahudi yang sangat terhormat.
  • Aisyah: Saya sangat mendambakan baginya kebahagiaan, kehormatan dan kemuliaan dalam Islam.
  • George: Saya rasa tidak, ok, silahkan kamu teruskan,
  • Aisyah: Kunci-kunci pintuhati itu berada di tangan Allah, mari kita lanjutkan : dan agama Kristen juga telah menyimpangkannya, amat disayangkan ajaran agama Kristen penuh dengan penghinaan terhadap perempuan.
  • George: Rentetan yang sangat menarik.
  • Aisyah: Datanglah agama islam setelah itu, kemudian perempuan dimuliakan ketika tidak ada satu agamapun yang memuliakannya, satu pun tidak ada yang berubah dari ajaran Islam, karena Allah telah menjamin penjagaannya.
  • George: Kamu sungguh yakin bahwa dalam islam tidak ada penyimpangan, saya mempunyai beberapa pertanyaan, tapi saya ingin kamu melanjutkannya terlebih dulu.
  • Aisyah: Perempuan di seluruh dunia tidak merasakan kemuliaan sebagaimana yang mereka rasakan dalam Islam, dan orang eropa belajar dari orang islam mengenai penghormatan Islam terhadap perempuan. Mereka juga belajar tentang keadilan dan ilmu pengetahuan tapi orang eropa dihadapkan pada hal yang lain yaitu penyimpangan kitab suci mereka dan ajaran-ajaran gereja kemudian mereka melakukan revolusi terhadap gereja. dan amat disayangkan mereka tidak masuk Islam, lalu mereka mencari aturan-aturan untuk menghormati kaum perempuan maka pada saat itu logika mengantarkan mereka kepada sebuah aturan baru yaitu, persamaan.
  • George: Kalau begitu akal manusia meningkat lebih sederajat disbanding agama?
  • Aisyah: Tentunya mereka tidak bisa merubah bentuk, karakter dan peran perempuan untuk agar sesuai dengan persamaan yang semu menurut mereka, maka mereka memutuskan untuk memberikan fungsi ganda kepada perempuan, disamping pekerjaan sebagai seorang perempuan mereka juga mengerjakan pekerjaan lelaki! dan lebih anehnya lagi mereka melakukan itu semua dengan upah setengah atau sperempat gaji! bukan hanya sekedar mengurangi gajinya dan membebani pekerjaan yang tidak mampu m. Tapi para kaum lelaki juga memanfaatkan kaum perempuan untuk satu hal yang mereka inginkan tanpa jalan pernikahan, maka pada saat itu kedudukan sebagai seorang istri terhormat dan mulai berubah menjadi perempuan murahan, maka organisasi HAM mencoba melakukan gebrakan untuk merubah kondisi yang menyedihkan ini, menuntut persamaan gaji antara lelai dan perempuan, secara zahirnya memang berhasil, namun pada hakikatnya tidak. mereka membuat beberapa aturan-aturan agar suami tidak bisa mengambil hak-hak istri, kemudian pada akhirnya diketahui bahwa yang mengambil hak-hak perempuan adalah para kekasihnya bukannya suami.
  • George: Tidak semua yang kamu katakan itu terjadi pada semua orang di barat.
  • Aisyah: Ya benar, sebagian besar, dan masih banyak orang-orang yang memiliki etika dan moral yang tidak melakukan hal yang hina seperti ini, akan tetapi masalahnya adalah hal ini memperbaiki kedudukan perempuan atas nama persamaan, kenikmata, bebas dari pengaruh laki-laki, sehingga hal tersebut menjadikan kaum perempuan lebih buruk dan rusak, sehingga sampai pada taraf hewan pun malu dan tidak rela hal tersebut terjadi pada dirinya.
  • George: Apa yang kamu maksud?!
  • Aisyah: Saya minta maaf kalau perkataan saya agak kasar atau seakan-akan merendahkan kalian, maksud saya adalah kaum wanita hanya menjadi objek mainan, penyesatan dan pengrusakan, dengan alasan persamaan dan merampas ha-haknya, kalau tidak demikian, bagaimana menurutmu siaran-siaran berbau seksual, film-film seks, dan bisnis seks?
  • George: Bisa diartikan hal itu adalah sebuah ungkapan kekaguman terhadap makhluk cantik yang bernama wanita!
  • Aisyah: Kalau begitu kamu mengakui bahwa wanita adalah makhluk yang indah berbeda dengan lelaki, dan menyamakan antara wanita dan kaum pria adalah bentuk kezaliman bagi wanita dan juga pria. kalau saya, justru berpendapat bahwa para kaum lelaki di barat setelah merampas hak-hak materi yang dimiliki kaum wanita, dan setelah mereka hidup nyaman karena kaum wanita melakukan semua pekerjaan, para kaum pria malah merampas semua hak miliknya bahkan hak asasinya sebagai manusia, mengubahnya menjadi objek yang bisa dimainkan dan dinimati. kalau tidak bagaimana kamu menjelaskan ketika kaum wanita dipajang dengan tubuh telanjang atau setengah telanjang di setiap emperan took-toko hampir di setiap Negara, seperti pajangan alat-alat, perabot rumah tangga, atau mobil dan sebagainya!
  • George: Kenyataan seperti ini sangat buruk sekali, akan tetapi ini tidak menjadi representasi masyarakat barat secara keseluruhan .,
  • Aisyah: Paling tidak itu adalah upaya terorganisir dan konstitusional, juga ketika jilbab dilarang secara undang-undang dan aturan negara, maka secara tidak langsung aturan tersebut menjadikan wanita menjadi barang dagangan yang bisa diperjual-belikan, dan seorang muslimah tidak diperkenankan mengenakan jilbabnya.
  • George: Saya juga tidak sependapat tindakan-tindaan diskriminatif di beberapa negara Eropa.
  • Aisyah: Kalau begitu kalian adalah teroris menurut standar yang berlaku dalam masyarakat kalian, saya minta maaf pada kalian berdua saya terlalu panajng banyak bicara, karena ini adalah permintaan suami saya, dan semoga saja saya menjadi perantara kamu masuk Islam.
  • George: Tapi saya mempunyai pertanyaan ringkas yang juga saya tanyakan pada orang selain kamu. tapi saya lebih suka yang menjawabnya seorang wanita.
  • Aisyah: Silahkan.
  • George: Kamu adalah seorang yang ahli dalam bidang fisika, yang merupakan salah satu disiplin ilmu yang sangat penting di era modern ini, yang kalian pelajari dari kami dan mengangkat kedudukan kalian, bersamaan dengan itu kamu memakai jilbab apakah kamu terpaksa melakukannya?! Ataukah jilbab hanya sebagai penutup aurat bagi para biarawati di barat yang tidak bermakna kesucian, tapi hanya sebagai pakaian formal saja bagi mereka?! Atau apakah kalian hidup di lingkungan masyarakat yang penuh nafsu, sehingga harus menggunakan pakaian seperti ini, kalau tidak kamu akan dilecehkan?! atau apa?!
  • Aisyah: Haha, pertama : Ilmu adalah warisan manusia, sebelum datangnya ilmu modern yang kami pelajari dari kalian, justru kalianlah yang belajar terlebih dahulu dari kami ketika Eropa masih dalam era kegelapan, adapun perampokan dan pelecehan kamu tahu bahwa hal ini terjadi terkait dengan busana terbuka kaum wanita, kalau kamu mau data statistic yang menguatkan hal itu kita telah membicarakannya, adapun berkenaan dengan diri saya, maka saya menutup aurat atas dasar taat kepada ajaran agama dan karena saya tahu hal itu membuat saya lebih bahagia di dunia dan di akhirat, di dunia kenyamanan dan ketentraman, dan di akhirat keutamaan dan kemuliaan dari Allah yang maha mulia lagi maha suci.
  • George: Kalan selalu mengulang-ulang kata «bahagia dunia dan akhirat.
  • Aisyah: Ya benar.. kebahagiaan yang tidak akan dirasakan kecuali bagi siapa yang mencobanya.
  • George: Mungkin, tapi. terus terang. Apakah kamu rela Jamal menikah lagi dengan perempuan lain, seperti yang dilakukan oleh nabi kalian?!
Aisyah melihat ke arah Jamal yang berada di sampingnya dengan diam.. kemudian berkata :
  • Aisyah: Saya rasa Jamal tidak akan melakukannya, dan saya berharap dia tidak menikah dengan wanita lain.
  • George: Akan tetapi, bukankah nabi kalian berpoligami?
  • Aisyah: Ya benar nabi SAW berpoligami dan salah satu istrinya Ummul Mukminin seperti nama saya Asiyah.
  • George: Kalau begitu kenapa kamu tidak ingin Jamal mengikuti nabinya dan menikahi dengan wanita lain?!
  • Aisyah: Islam tidak menuntut saya untuk menjadi seorang perempuan, maka hak saya untuk cemburu, dan Islam tidak menuntut saya untuk menjadi hina yang tidak bisa untuk mengungkapkan keinginan dan apa yang saya inginkan, tapi saya berkeyakinan bahwa berpoligami lebih baik dari banyak kekasih.
  • George: Tidak berpoligami secara umum tentu lebih baik..
  • Aisyah: Saya yakin bahwa itu poligami bagian dari tabiat manusia, yaitu kebutuhan sebagian lelaki untuk berpoligami , makanya poligami bukan saja dalam islam, bahkan ada pada semua agama, bedanya adalah pada agama terdahulu poligami tida ada batasannya, seperti nabi sulaiman menikahi 1000 perempuan, Nabi Adam 13 istri, Nabi Daud 69 istri, sedangkan dalam Islam poligami dibatasi hanya 4 istri saja.
  • George: Tapi sekarang kami tidak mengakui adanya poligami, dan semua pihak mayoritas melarangnya.
  • Aisyah: Kitab suci yang kalian miliki penuh dengan poligami, dan para pendeta kalian sampai lelah menafsirkan hal itu, ada yang sebagian yang mengatakan : Ini adalah kesalahan manusia dan mereka berbicara tentang aib para nabi, dan ada juga yang mengatakan : Bahkan pernah terjadi beberapa peperangan sengit sehingga jumlah kaum wanita menjadi lebih banyak daripada kaum lelaki, lalu mereka menafikan kenyataan hari ini, dan lupa bahwa peperangan lebih dahsyat terjadi hari ini, dan sebagian yang lain ada yang berkata : justru Tuhan mencabut kembali keputusannya, kita berlindung dari murka Allah, karena mereka menganggap Allah tida mampu berbuat sesuatu, mereka tidak tahu apa sebenarnya yang mereka katakan tentang Tuhan.
  • George: Yang penting adalah kami telah mengmbangkan agama, aturan-aturan dan undang-undang kami, untuk mencegah terjadinya poligami.
  • Aisyah: Indah “ kami telah mengambangkan agama kami ” pada hakikatnya suatu agama yang benar sesuai dengan semua zaman dan tempat dan tidak butuh pengambangan, kecuali agama tersebut memang tidak sempurna, makanya Allah SWT berfirman mengenai Agama Islam : {Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha penyayang}. [QS. Al-Ma’idah: 3], jadi kami tidak perlu mengembangkan agama kami, karena Islam telah sempurna dan konferehensif.
  • George: Yang penting kami telah mengembangkan aturan dan undang-undang untuk mencegah terjadinya poligami yang zalim.
  • Aisyah: Ya benar, mayoritas negara Eropa dan Amerika kalian melarang poligami dengan tegas, dan memperbolehkan banyak kekasih dengan tegas.
  • George: Yang penting kami melarang berpoligami.
  • Aisyah: Agar kehidupan dan karakter sosial untuk memenuhi kebutuhan lelaki kepada banyak istri kalian justru memperbolehkan banyak pasangan kekasih. Bahkan yang lebih bahaya bahsawanya beberapa Negara memperbolehkan bersuami lebih dari satu daripada beristri lebih dari satu, memperbolehkan pernikahan kelompok dan melarang beristri lebih dari satu. tidak diragukan lagi bahwa perempuan lebih terhormat dan mulia kalau suaminya menikah dengan wanita lain daripada punya wanita simpanan. Saya mohon maaf, pernikahan kelompok yang menjijikkan dan memalukan
  • George: Baik, tapi ilmu modern yang kamu pelajari dan ajaran barangkali banyak bertentangan dengan agama kalian!
  • Aisyah: Ilmu pengetahuan bertentangan dengan ajaran agama kami?! Kamu yang tidak mengetahui agama kami atau justru kamu yang tidak tahu sesuatu apapun mengenai ilmu pengetahuan!, dalam hali ini Jamal lebih tahu daripada saya kaitan antara ilmu pengetahuan dan agama, dialah yang meminta saya untuk mendiskusikan masalah perempuan dan saya sebenarnya tidak mau, kalaulah bukan Jamal berkata ini demi agama kami, niscaya saya tidak akan mau, saya pamit untuk mengevaluasi belajar anak kami.
Aisyah lalu keluar… kemudian George menoleh ke Jamal dengan senyuman bingung..
  • Saya ucapkan selamat pada istrimu, tapi dia lebih cocok menjadi lelaki bukan perempuan.
  • Jamal: Haha.
  • George: Ada apa denganmu? apa yang membuatmu tertawa?
  • Jamal: Kalau begitu kamu tahu sebenarnya bahwa lelaki itu tidak sama dengan perempuan, lalu kenapa kamu menyamakan antara keduanya?! dan percayalah tidak ada yang lebih lembut darinya dan tidak yang lebih setia daripada Aisyah, sebab dia orang yang taat dan Nabi SAW mewasiatan kepadanya untuk taat kepadaku.
  • George: Kita kembali pada topik perbedaan,dan kenapa nabi kalian tidak mewasiatkan kepadamu untuk berbuat baik kepadanya?
  • Jamal: Justru nabi SAW memerintahkan saya berbuat demikian, dalam sabdanya : (Sebaik-baik kalian adalah (suami) yang paling baik terhadap keluarganya dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku), bahkan dia menyebutkan bahwa ia adalah manusia yang paling baik terhadap keluarga, saya bahagia sekali berdiskusi denganmu, akan tetapi boleh saya salat ashar sebentar.
  • George: Sekarang sudah pukul 4.30 sore, kalau boleh kita keluar sama-sama kamu salat dulu selepas itu kamu ajak saya berkeliling Kairo selama satu jam, kemudian kamu antarkan saya menemui Mustofa yang telah mengundang saya untuk makan malam dan saya tidak tahu kenapa?

(4)

George di dalam mobil sambil menunggu Jamal melaksanakan salat, setelah selesai salat dia mulai memperhatikan setiap wajah orang yang keluar dari masjid, kemudian dia melihat seorang yang memiliki riak wajah orang Eropa kemudian dia memberikan isyarat kepadanya, lalu dia berjalan menghampirinya sambil menyapa.. kemudian dia menjawbanya dengan bahasa Inggris yang ramah :
  • Hai saya Wiliam, dari negara mana kamu berasal?
  • George: Saya George berkebangsaan Inggris.
  • Dan saya Peter dari Jerman.
  • George: Tapi kamu tadi saya lihat salat bersama orang muslim.
  • Peter: Ya benar saya seorang muslim dari Jerman.
  • George: Dari jerman atau penduduk mesir yang bermukim di Jerman?
  • Peter: Setegah orang muslim di Eropa adalah penduduk asli saya salah satu dari mereka, dan jumlah muslim di Jerman lebih dari 4 juta kalau dipersentasekan mendekati 5%.
  • George: Saya tahu hal itu.. dan orang muslim di Inggris lebih dari 2 juta kalau dilihat dari persentasenya mendekati 3%, tapi pertanyaan saya apakah kamu pernah pemeluk agama Kristen?
  • Peter: Ibu dan ayah saya mereka berdua adalah orang Kristen, adapun saya dulu pernah menganut paham atheis, dan segala puji bagi Allah akhirnya saya masuk Islam dan maka saya baru merasakan arti kebahagiaan, saya tinggal di sini hanya untuk mempelajari islam.
  • George: Apa yang membuatmu terpanggil untuk masuk Islam?!
  • Peter: Saya sering ditanya demikian, jawaban saya mungkin bisa dirangkum dalam tiga kata, yaitu : kebenaran, kebahagiaan dan keadilan.
  • George: Apakah kamu mendapatkanya di dalam islam ? dan bagaimana?
  • Peter: Ya saya telah mendapatkannya, dan apabila kamu ingin lebih tahu lebih jelas, maka suatu kehormatan bagi saya untuk menerima kunjunganmu, sebab saya mohon undur diri karena saya mempunyai janji dengan salah satu teman, dan ini kartu nama saya di dalamnya terdapat informasi lengkap mengenai saya.
  • George: Terima kasih, dan saya minta maaf telah merepotkanmu.
George kembali ke dalam mobil kemudian dia menemukan Jamal sedang menantinya..
  • Kapan kamu kembali?
  • Jamal: Saya melihatmu berbicara dengan seorang lelaki, sebab itu saya tidak ingin memotong pembicaraanmu, yang penting sekarang sudah masuk pukul 5.30 sore, berapa jam lagi waktu tersisa buat kita sebelum jadwalmu dengan Mustofa?
  • George: Satu jam kira-kira, dan sebenarnya saya lelah dan berharap bisa kembali ke hotel dan istirahat, tapi Mustofa mendesak dengan sebab saya tidak mengetahuinya, sebab itu saya menyepakatinya dan saya tidak ingin mengingkarinya.
  • Jamal: Hebat, Al Quran dan Nabi SAW memerintahkan untuk menepati janji, barangkali dalam pertemuan itu ada kebaikan, saya punya ide dalam masa satu jam tersisa saya akan mengajakmu bersantai sejenak dengan berkeliling di atas perahu di Sungai Nil, karena tempat pertemuannya kan dekat Sungai Nil.
  • George: Ide yang bagus.
Mereka berdua pergi ke Sungai Nil, dan menyewa perahu selama satu jam, dan menikamti perjalanan yang damai George merasakan kenyamanan dan santai, dan merasa bahwa beberapa hal yang mengejutkannya kembali tersusun rapi, kemudian mereka beranjak ke tempat di mana Mustofa membuat janji dengan George..
  • Saya berterima kasih padamu atas perjalanan yang indah dan dalam waktu yang sangat singkat.
  • Jamal: Dan Insya Allah kamu akan menjadi lebih sedikit santai.
  • George: Ya tapi tekanan dan sakit akibat pertanyaan-pertanyaan terus saja menghampiri diriku, setiap kali ingin santai.
  • Jamal: Pertanyaan apa?
  • George: Apakah boleh saya bertanya padamu satu tentang satu hal?
  • Jamal: Silahkan.
  • George: Apa kamu tidak bertanya pada dirimu sendiri untuk apa kamu diciptakan?
  • Jamal: Tentu.. bahkan sering..
  • George: Dan bagaimana kamu menjawab dirimu sendiri? atau bagaimana caranya kamu melarikan diri dari pertanyaan ini?
  • Jamal: Kenapa saya harus menghindar sedangkan saya mempunyai jawaban yang jelas!
  • George: Apa jawabannya?
  • Jamal: Allah SWT berfirman:{dan tidaklah aku ciptakan jin dan manusia, melainkan hanya untuk beribadah kepada-Ku}. [QS. Adz-Dzariyat: 56].
  • George: Maksud kamu saya ini diciptakan hanya untuk beribadah dan berpuasa untuk Tuhan saja!
  • Jamal: Tidak.. kamu diciptakan untuk beribadah dengan seluruh makna yang terkandung di dalamnya, adapaun solat dan puasa itu hanya sebagian kecil dari ibadah dalam Islam.
  • George: Bagaimana?
  • Jamal: Ibadah mencakup segala sesuatu yang ada dalam di kehidupan kita, ibadah tidak dikhususkan untuk hari tertentu, tempat tertentu atau dalam usia tertentu, bahkan Nabi SAW mengajarkan kami bahwa salah seorang dari kami mendatangi istrinya dan bersenang-senang dengannya maka ia akan mendapat pahala karenanya.
  • George: Bagaimana?
  • Jamal: Nabi SAW telah menjelaskan hal itu dalam sabdanya : {bukankah kalau dia berada dalam hal yang haram maka dia akan mendapatkan dosa, maka begitu juga kalau dia dalam keadaan halal maka dia mendapatkan pahala dengan niat ikhlas karena Allah semata), dan dengan demikian seluruh kehidupan hanya tertuju kepada Allah : salat, ibadah, hidup dan mati, firman Allah SWT : Katakanlah: Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam}. [QS. Al-An’am: 162].
  • George: Dan untuk apa kamu hidup?
  • Jamal: Saya bisa jawab dengan perkataan yang serupa dan itu benar, saya katakan padamu : untuk memakmurkan bumi, kehidupan dan mengembangkannya ini juga bisa dibenarkan. Sebenarnya memakmurkan bumi, kehidupan dan mengembangkannya termasuk ibadah yang paling penting, Allah berfirman : Dan kepada Tsamud (Kami utus) saudara mereka Shaleh. Shaleh berkata: “Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi {tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya, Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya}. [QS. Hud: 61] .
  • George: Sayang sekali kita telah sampai.. tapi kita bisa lanjutkan besok, saya akan menunggumu jam 10 pagi, sebab saya ingin santai sedikit dan jadwal pertemuan saya dengan perusahaan yang terakhir jam 11 siang.
  • Jamal: Kita sepakat.
George menghampiri Mustofa, kemudian dia menyapanya dengan hangat…
  • Segala sesuatunya sudah siap, dan makan malam di salah satu restoran yang dekat di sebuah hotel, dan semuanya telah menunggu kita disana.
  • George: Bagus kalau begitu..
  • Mustofa: Kelihatannya kamu lelah sekali.. kita sudah menyiapkan untukmu segala sesuatunya untuk mengembalikan semangatmu, mohon maaf kami orang mesir lupa menyambut baik kedatangan kolega kita dari Eropa, sebenarnya kehidupan orang mesir tidak baik untuk orang-orang Eropa.
  • George: Bagaimana?
  • Mustofa: Saya pernah belajar di salah satu Universitas di Amerika dan sangat tahu gaya hidup kalian, kamu akan mendapatkan hal-hal yang kamu senangi hari ini.
Mustofa memarkirkan mobil di salah satu hotel, lalu mereka berdua keluar berjalan kaki ke pintu samping yang diterangi dengan cahaya warna warni dan menarik perhatian, sambil diiringi musik yang keras mengusai tempat, Mustofa meletakkan tangannya di atas pundak George dan mendekati dirinya supaya bisa mendengarnya..
  • Kita sudah pesan tempat yang lumayan luas untuk pertemuan kita.
Sampailah mereka berdua di sebuah pojok, kemudian George menjumpai 4 perempuan yang dia wawancarai tadi pagi sambil menantinya..
  • Saya rasa kamu sudah mengenal mereka semua pagi tadi, dan saya bawa mereka kesini agar kamu mengenal mereka lebih dekat..ini Samira, Manal, Aisyah dan Diana.
Samira mengulurkan tangannya sambil tersenyum, kemudian George menyambutnya dan menjabat tangannya , kemudian dia menyalami sisanya lalu duduk..
  • Saya ulangi lagi nama saya Manal Ali umur 24 tahun, dan saya datang untuk melayanimu.
  • George: Baik..apakah kalian ingin mengenalkan diri kalian semua seperti yang dilakukan oleh Manal.
  • Saya Samira Nuzumi umur 23 tahun, dan saya datang untuk membahagiakanmu.
  • Saya Aisyah Khaled umur 25 tahun, dan datang untukmu.
  • Dan saya Diana umur 25 tahun.
  • George: Halo semua..saya George dan umur saya mendekati 40 tahun.
Mustofa bangkit dari kursinya..
  • Saya mohon pamit pada kalian semua saya akan kembali sebentar lagi.. bersenang senanglah dengan waktumu George.
  • George: Pertemuan membuat saya kaget, dan saya tidak tahu kita akan bertemu di sini.
  • Mustofa memberitahu kami bahwa ia akan mempersembahkan kami sebagai hadiah untukmu.
  • George: Saya tidak paham?
  • Kamu sendirian di sini, dan kami datang ke sini untukmu.
  • Ohhhh..saya paham, sudah sampai mana kesiapan kalian untuk membantu dan menghibur saya?
  • Haha, hingga ke puncak kenikmatan.
  • Mintalah apa yang kamu inginkan dan kamu akan puncak kenikmatan.
George terdiam sambil merenung wajah 4 wanita muda, mereka sungguh cantik, dan senyuman mereka begitu menggoda.. tapi dia merasa jijik dan jemu dengan mereka, kemudian George memutuskan untuk memutuskan keheningannya, dan berbicara kepada mereka..
  • Saya akan meminta dari kalian beberapa permintaan, dan saya akan memulianya dengan Aisyah.
  • Aisyah: Saya terserah pada dirimu.
  • George: Saya mempunyai pertanyaan : bukankah namamu sama dengan nama istri nabi kalian?
  • Aisyah: Ya benar, lalu kenapa kamu bertanya?
  • George: Kalau begitu sudah bisa dipastikan kamu menjadikannya panutan untu setiap apa yang kamu kerjakan?
  • Aisyah: Ada apa dengan pertanyaan ini? mintalah apa yang kamu mau dan saya akan memenuhi permintaanmu.
  • George: Pemintaan saya cukup kamu menjawabnya.
  • Pandanglah saya..saya Samira orang Kristen, apa yang kamu inginkan dari pertanyaan ini yang mengganggu teman saya?
  • George: Kamu ingin membantunya?!
  • Samira: Ya benar dia teman saya, dan hak saya untuk membatalkan permintaanmu yang menyulitkan baginya.
  • George: Kamu sekarang membela dia untuk meringankan bebannya, sedang kamu melihat bahwa dia seorang yang kafir di nereka jahannam karena Al-Masih tidak mengampuni dosa-dosanya.
  • Samira: Saya penganut Kristen tapi saya sekuler, tidak peduli dengan apapun kecuali ilmu pengetahuan.
  • George: Karena kamu mencintai ilmu pengetahuan, kenapa kenapa kamu tidak menyelesaikan pendidikan SLTA apalagi universitas, dan keahlianmu yang utama adalah kecantikanmu!
  • Samira: Apakah kamu mau mencoba kecantikan ini? Atau merasakannya atau menikmatinya ?!
  • George: Mungkin, tapi saya punya satu permintaan, bukankah apa yang kamu kerjakan bertentangan dengan agama Kristen?
  • Samira: Saya sudah bilang padamu sebenarnya saya orang sekuler.
  • George: Maksud kamu Ateis?
  • Samira: Tidak apa-apa, saya tidak faham perbedaan antara dua hal itu.
  • George: Tapi bukankah menikmati kecantikanmu bertentangan dengan aturan dan etika?
  • Samira: Kami lebih tahu aturan di sini daripada kamu, dan etika itu relatif.
  • George: Bagaimana?
  • Samira: Apa yang bertentangan menurut sebagia orang, justru adalah etika yang paling baik menurut sebagian yang lain.
  • George: Apakah tidak ada prinsip sama sekali?
  • Samira: Prinsip saya satu-satunya adalah kepentingan saya,
  • George: Prinsip seperti ini hanya dipakai oleh orang atheis dan orang-orang yang keras kepada saja!
  • Samira: Dan sekarang apakah kamu mau mengenal kebahagiaan dan menikmati keindahan?
  • George: Pertanyaan saya sekarang untuk Manal.
  • Manal: Saya tidak membutuhkan pertanyaanmu, apa yang kita lakukan ini adalah hal yang memalukan demi memenuhi kebutuhan dan permintaan Mostafa yang menjijikkan itu, mari Aisyah kita pergi...
  • George: Dan kenapa kalian melakukannya?
Aisyah dan Manal keluar, tempat diliputi keheningan hanya diselingi oleh suara musik yang kuat mengisi semua ruangan, dan keheningan itu terusik saat datang seorang pelayan..
  • Mustofa telah memesankan untuk kalian beberapa minuman keras, tapi dia bilang pada kami agar memilihkan yang terbaik buat anda?
  • George: Maaf.. saya tidak minum.
  • Kamu tidak minum! Kalau demikian kenapa kamu datang bersama para wanita cantik ini, dan pesta dansa akan mulai setengah jam lagi, dan Mustofa bilang padamu bahwasanya ia meninggalkan kalian semua untuk bersenang-senang dengan waktu kalian, dan dia akan datang jam 8.30 nanti untuk melihat kehebatanmu dalam berdansa, apabila kamu berubah pikiran dan ingin merilekskan dirimu dengan minuman keras maka panggil saya, maka saya akan menghampirimu.
  • Samira: Kamu tidak minum! berarti kamu bukan orang Kristen dan Eropa ! saya membayangkan dirimu menikmati kecantikan setelah minum!
  • George: Kenapa? apakah sebuah keharusan bagi orang Kristen untuk minum?!
  • Samira: Dalam beberapa kondisi, hingga pendeta juga meminumnya dalam rangka beribadah dan menganggapnya sebagai minumn suci.
  • George: Apakah orang eropa harus minum?
  • Samira: Kebanyakan ya, sebab orang Eropa bukan orang muslim yang kasar, Mustofa telah bersusah payah meyakinkan Aisyah dan Manal untuk datang malah kamu membalas mereka dengan cara seperti ini, bisa jadi kamu merubah mereka berdua menjadi dua orang muslimah yang kasar.
  • Ohhh..kalau begitu saya telah menjadi da’i islam yang kasar!!
Diana dia adalah satu-satunya yang diam tidak mengeluarkan sepatah katapun sepanjang pertemuan, George menoleh ke arahnya dengan kagum, sebab Diana-lah yang telah membuatnya kagum saat wawancara pagi tadi, karena Diana adalah satu-satunya pelamar wanita yang unggul dalam alat progrmer..
  • George: Ada apa dengan kamu? kamu paling unggul di antara mereka!
  • Diana: Kenapa saya unggul dan berbeda dengan mereka?
  • George: Kamu berpendidikan.. berwawasan dan pendiam!
  • Diana: Tapi saya seperti mereka hanya benda yang dijadikan hadiah untuk dirimu.
  • George: Dan kenapa kamu menyetujui untuk menjadi barang dagangan?
  • Diana: Menghindar dari desakan jiwa.
  • George: Bagaiamana?
  • Diana: Saya lelah dari kehidupan dan sakit, makanya wasiat paman saya pada Mustofa agar mengeluarkan saya dari jeratan jiwa dengan bersenang-senang dan bermain.
  • George: Dan menurut pandangamu?
  • Diana: Kalau saya mengenal arti kehidupan pasti saya punya satu pandangan! tapi saya seperti jerami dalam tiupan angin yang membolak balikan kehidupan saya tanpa arti, mungkin ajakan paman saya untuk bekerja bersama Mustofa itu adalah yang terbaik bagi saya!
  • George: Lari dari kenyataan hidup, menyia-nyiakan umur dan menjadi barang dagangan mungkin lebih baik bagimu?!!
  • Diana: Mungkin kamu tidak mengerti arti dari kehilangan dan tidak ada tujuan, kalau tidak kamu tak akan berkata demikian pada saya, bagi saya bunuh diri lebih mudah karena penderitaan yang saya rasakan.
  • George: Tapi dalam agama kalian, kalian sangat mengetahui arti kehidupan? dan kenapa kalian diciptakan?
  • Diana: Saya tidak paham dan saya berterima kasih padamu kalau kamu memberitahukan saya.
  • George: Hari ini teman saya seorang muslim memberitahu saya bahwa kalian diciptakan untuk beribadah pada Allah, dengan makna ibadah yang sangat filosofis.
  • Diana: Tapi saya penganut Kristen Ortodok bukan seorang muslimah.
  • George: Kedua muslimah tadi sudah pulang, dan sekarang kamu bisa lebih leluasa untuk bersenang-senang, sebab waktu pesta sudah akan dimulai.
  • George: Karena kalian berdua penganut Kristen seperti saya, maka saya setuju untuk bersenang senang mala mini, tapi dengan syarat Diana harus membuat saya yakin.
  • Diana: Membuatmu yakin dengan apa?
  • George: Kamu yakinkan saya bahwa kebahagiaan ada dalam menikmati keindahan kalian berdua, minum minuman keras, melupakan dunia, dan lari dari kehidupan yang sengsara kepada kenikmatan yang melenakan.
  • Diana: Samira lebih bisa membuat dirimu yakin daripada saya.
  • George: Syarat saya kamu yang membuat saya yakin wahai Diana.
  • Diana: Samira salah satu wanita muda mesir tercantik, dan dia penari yang mampu melupakanmu dari dunia seluruhnya, khususnya kalau kamu minum bersamanya, apakah kamu yakin?!
  • George: Saya mulai yakin, tapi kenapa kamu memilih Samira, bagaimana kalau saya menginginkan dirimu, kamu duluan yang minum, lalu saya akan berdansa denganmu?
  • Diana: Meskipun saya belum pernah minum sama sekali seumur hidup saya tapi kali saya setuju, sebab saya sekarang merasakan tekaanan yang amat besar, dan ingin keluar dari pertanyaan yang menghancurkan kehidupan saya.
  • George: Pertayaan apa?!
  • Diana: Pertanyaan yang sejak lama terus menerus menghantui saya tentang kenapa semua ini diciptakan, makna kehidupan, dan lain-lain.
  • George: Apakah kamu percaya bahwa meminum minuman keras, berdansa atau sampai melakukan hubungan seks bisa melupakan segala pertanyaanmu?
  • Diana: Paling tidak untuk sementara ini, saya siap seperti yang kamu inginkan, maka kamu jangan berlama-lama dan memberikan banyak pertanyaan yang melelahkan.
  • George: Saya sama sepertimu pertanyaan telah melelahkan saya, tapi saya yakin bahwa menghindar atau lari darinya adalah cara yang amat bodoh, dan yang paling baik adalah menghadapinya dan menjawabnya.
  • Diana: Dan saya juga seperti itu! tapi saya telah lelah.
  • George: Kamu cantik dalam berbudi pekerti, wawasan dan akalmu, maka janganlah kamu merusak segala keindahan ini hanya untuk memuaskan kecantikan tubuhmu.
  • Diana: Saya akan pergi sekarang terima kasih untuk segala nasehat dan penghinaan yang kamu berikan pada saya.. kemudian dia bangun lalu pergi.
  • Samira: Tinggal saya dan kamu, dan saya sudah siap, apakah kamu kita berdansa dan bersenang-senang di sini atau di hotel tempatmu menginap?
  • George: Dimana Mustofa?
  • Samira: Mustofa meninggalkan kita supaya leluasa untuk bersenang senang, ayo...
  • George: Mari kita lakukan..
George bangun bersama Samira dan berjalan menuju panggung dansa, di saat George berputar arah menuju pintu untuk keluar..dan ketika dia hendak keluar dia melihat Mustofa berdiri sambil merangkul seorang perempuan.. dia melihat ke arahnya dengan pandangan cepat, dan membuang mukanya sambil berjalan ke arah luar..
  • Mustofa: George tunggu..ada apa denganmu temanku?
  • George: Tidak ada apa-apa.. hanya lelah saya ingin istirahat di hotel.
  • Mustofa: Mari dan naiklah biar saya antar.
  • George: Baiklah, dengan segera kalau boleh.
  • Mustofa: Bagaimana menurutmu perempuan -perempuan muda tadi?!
  • George: Cantik-cantik sekali.
  • Mustofa: Saya meninggalkanmu agar kamu leluasa untuk bersenang-senang dengan mereka.
  • George: cukup bersenang-senang dengan mereka.
  • Mustofa: Dan siapa yang paling membuatmu kagum?
  • George: Semuanya, ngomong-ngomong apakah kamu seorang muslim?
  • Mustofa: Ya benar, nama saya seperti nama Nabi SAW.
  • George: Kamu telah mencoreng wajah kaum muslimin.
  • Mustofa: Apa kamu bilang?
  • George: Tidak ada, cuma kamu seorang muslim seperti teman saya Jamal, tapi kamu berbeda sekali dengannya.
  • Mustofa: Saya katakan padamu dia itu muslim yang kasar dan ekstrim, dan saya telah belajar di luar e dan saya telah melihat indahnya dunia.
  • George: Saya harap kamu bisa lebih cepat lagi saya lelah, dan ingin segera sampai di hotel.
  • Mustofa: Jadwal pertemuan kita besok jam berapa?
  • George: Tidak ada janji di antara kita besok, saya banya urusan lain, akan tetapi kita akan tetap berkomunikasi.
George sampai di hotel sambil memukul kedua tangannya satu sama lainnya karena bingung dan heran, sepertinya hari ini terasa panjang sekali, hari yang penuh dengan pertentangan dan kejutan.. George merasa berat pada tubuhnya, kemudian dia langsung melemparkan tubuhnya di atas ranjang sesampainya di kamar, dan merasa gelisah dengan pertanyaannya yang muncul kembali menghantuinya dengan kuat dan keras.. dan teringat Diana yang berwawasan terpelajar yang juga dimangsa keraguan seperti dirinya, kemudian ia melarikan diri pada kesenangan dan kenikmatan.. George teringat dengan pertanyaan yang telah dikirim untuk teman-temannya, dan Jamal telah menanyakan hal itu padanya : “ apa yang menghalangimu untuk masuk ke dalam Agama Islam?”…
George masih larut dalam alam fikirannya, lalu dia terlelap tidak terasa sudah jam 8.30 pagi, di saat dia bangun dari tidurnya mendapati dirinya tidur dengan pakaian yang sama dan dalam keadaan kurang menyenangkan.

Related Posts


The most viewed

Subscribe